Hunt : 0321-495093 | Pendaftaran WA : 082111999860
Undhuh - Undhuh GKJW Mojowarno

Undhuh - Undhuh GKJW Mojowarno

  • Category: Berita
  • Date: 16-05-2022

“Bingaha, Sisaha, Caosna Pisungsungmu” Merupakan tema undhuh – undhuh Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Mojowarno di tahun 2022. Yang terambil dalam ayat alkitab 1 Tesalonika 5 : 18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu."

Di tahun 2022 perayaan undhuh – undhuh tidak jauh berbeda dengan tahun 2020 dan 2021 yakni masih adanya pembatasan kerumunan dampak dari adanya pandemi covid-19. Tidak adanya arak – arakan secara besar – besaran tidak menyurutkan niat umat kristian khususnya GKJW Mojowarno dalam merayakan undhuh – undhuh.

Undhuh – undhuh merupakan tradisi yang diadakan setiap satu tahun sekali untuk mengungkapkan rasa ucapan syukur kepada Tuhan mengenai hasil panen yang diberikan selama satu tahun. Tradisi undhuh – undhuh tidak hanya sebuah tradisi bagi jemaat GKJW saja namun, juga merupakan salah satu bentuk menjaga kearifan budaya Jawa

Bingaha, Sisaha, Caosna Pisungsungmu merupakan tema di tahun 2022 dengan arti untuk mengingatkan bahwa apapun koondisinya, diharapkan untuk tetap bersukacita dan tidak menyurutkan kita untuk terus dan tetap bersyukur meskipun di tengah pandemi covid 19 seperti saat ini.

Terdapat tujuh blok yang memberikan persembahan undhuh – undhuh, yakni RSK Mojowarno, Blok Mojowarno, Blok Mojoroto, Blok Mojotengah, Blok Mojojejer, Blok Mojowangi, dan Blok Mojodukuh.

Meskipun di tahun ini tidak ada arak – arakan, tujuh blok memberikan persembahan undhuh – undhuh dengan dihias sedemikian rupa sebagai rasa ucapan syukur kepada Tuhan. Ketujuh blok tersebut menghias persembahan hasil panennya mulai dari membuat miniatur patung Tuhan Yesus, perahu, salib yang dihias dengan hasil panen warga, dan masih berbagai macam persembahan lainnya.

“Dari RSK Mojowarno memberikan persembahan undhuh – undhuh dengan menggunakan model miniatur perahu.” Bu Ester, ketua panitia undhuh – undhuh RSK Mojowarno, Jumat (13/05).

RSK Mojowarno menggunakan lambang miniatur perahu sebagai persembahan undhuh – undhuh, yakni melihat dibalik kisah perahu Nuh. Perahu Nuh di dalamnya dapat membawa siapa saja, mulai dari keluarga, hewan ternak dan bahan makanan. Dengan adanya perahu tersebut, Nuh mengucap syukur kepada Tuhan karena mereka telah diselamatkan dari air bah. Bu Ester mengatakan, hal ini menjadi gambaran bahwa perahu RSKM menjadi wujud syukur ditengah kondisi yang masih ada dalam pandemi covid -19. Sehingga dalam keadaan apapun dapat terus mengucap syukur dengan memberikan yang terbaik kepada Tuhan, Jumat (13/05).

Persembahan diletakkan di depan altar dan kemudian di doakan bersama dengan seluruh jemaat GKJW. Setelah ibadah selesai, kemudian persembahan ketujuh blok ini dilelang dan nantinya hasil dari lelang tersebut akan digunakan untuk keperluan pelayanan gereja.

Share This

Comments